Monitoring dan Survey Mangrove 2014

Posted on Posted in Kepengurusan 2014-2015

DSC03937

Dalam rangka persiapan kegiatan KONSURV 2014 (Konservasi dan Survey Lapang Kelautan tahun 2014), HIMITEKA menurunkan sebuah tim untuk melakukan monitoring dan survey mangrove di kawasan Parigi, Jawa Barat. Tim yang beranggotakan 8 orang ini terdiri dari angkatan 48 (Mahesa, Ranggi, Rifqi, Teguh, Santi) dan angkatan 49 (Ferdy, Haryo, Une). Tim berangkat menuju Parigi selasa (22/4) dini hari dan tiba pukul 10.30 wib.

Tim kemudian dibagi menjadi tiga kelompok kecil dengan jobdesk masing-masing. Kelompok pertama (Mahesa, Ranggi, Rifqi) bertugas untuk memonitoring pertumbuhan mangrove hasil penanaman tahun lalu dan mengambil data kualitas airnya. Kelompok kedua (Santi, Teguh, Haryo) berkunjung ke pemda, DKP, dan dinas kehutanan setempat untuk berkonsultasi dan mengadakan kerjasama. Sedangkan kelompok ketiga (Ferdy, Une) pergi mengurus perizinan ke SMA Parigi mengenai sosialisasi tentang kelautan kepada para siswa yang akan diadakan pada saat KONSURV 2014 nanti.

Hasil monitoring didapatkan bahwa dari 2300 batang mangrove yang ditanam pada KONSURV 2013, hanya 710 batang mangrove yang masih tumbuh dengan baik. Tinggi bantangnya mencapai rata-rata 50-60 cm. Artinya, bertambah hingga 20 cm dari tinggi awal saat penanaman.

Kebanyakan mangrove yang masih bertahan terletak pada kawasan lagoon. Sedangkan pada kawasan sungai, hanya sebagian kecilnya saja. Faktor utama yang diduga menjadi penyebabnya adalah tidal range yang cukup tinggi serta arus dan gelombang yang cukup besar pada kawasan sungai. Faktor lainnya adalah bibit mangrove bukan asli dari Parigi sehingga butuh adaptasi terhadap karakteristik perairan dan lingkungan kawasan parigi. Adanya teritip yang ‘menumpang’ hidup pada akar dan batang mangrove pun menjadi pengaruh terhadap kelangsungan hidup mangrove itu sendiri.

Data kualitas air yang diambil antara lain suhu, salinitas, dan pH. Suhu diukur menggunakan termometer, salinitas menggunakan refraktometer, dan pH menggunakan kertas lakmus. Suhu di lokasi penanaman mangrove berkisar 31 °C dengan salinitas 27 ppm dan pH yang tergolong netral (7.5).

Pada kunjungan kelompok dua, Dinas Kehutanan setempat menjanjikan 2000 bibit mangrove akan diberikan untuk acara KONSURV 2014 secara cuma-cuma. Pemberian 2000 bibit mangrove ini disanggupi oleh dinas kehutanan karena saat ini mereka tengah melakukan menyemaian mangrove. Proses penyemaian biasanya memerlukan waktu 3-5 bulan, sehingga diperkirakan saat kegiatan KONSURV dilaksanakan, mangrove hasil semaian telah siap untuk ditanam.

Tidak hanya dengan Dinas Kehutanan, tim juga berhasil menjalin kerjasama dengan DKP Parigi. Sebuah mess untuk Tim KONSURV 2014 telah disediakan oleh DKP. Selain itu, DKP juga mengusulkan beberapa tempat untuk penanaman mangrove KONSURV tahun ini seperti di Lagoon Cisulang, Nusa Wiru, dan Balongan Dalapan.

Perizinan kepada SMAN 1 Parigi juga mendapat sambutan yang baik. Selain mengadakan sosialisasi mengenai kelautan kepada siswa-siswi SMAN 1 Parigi, Tim KONSURV 2014 pun akan mengajak mereka beserta masyarakat setempat untuk melakukan penanaman mangrove bersama september mendatang.

Kegiatan KONSURV yang telah berjalan selama tiga tahun ini mendapat tanggapan positif dari warga Parigi. Mereka sangat mendukung adanya kegiatan penanaman mangrove di daerah mereka. Bahkan beberapa saran sempat terucap dari beberapa warga seperti usulan tempat penanaman mangrove dan pemilihan jenis mangrove yang ditanam (IND).

Share/Bookmark