Kami Bukan Arogan, Kami Antusias dan Kami Cinta ITK

Posted on Posted in Uncategorized

DSCF0938

“Sudah kubilang jangan lawan ITK, lebih baik tidur di kosan saja… siapa yang suruh lawan ITK… siapa yang suruh lawan ITK…”

Genderang dan tabuhan drum seakan memecahkan suasana, hal ini menandakan  Pekan Olahraga Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan atau yang disingkat dengan Porikan telah dimulai.Kegiatan ini merupakan ajang olahraga terbesar yang dilaksanakan oleh civitas akademika FPIK IPB. Semua himpunan di lingkup fakultas ini saling bersaing untuk memperebutkan predikat juara umum yang sudah 11 tahun menjadi milik Departemen Ilmu dan Teknologi Kelautan.

Selain pertarungan antar atlet di lapangan, hal yang sangat menarik di ajang ini adalah adu gengsi antar pendukung fanatik masing-masing departemen. Departemen ITK mempunyai pendukung yang selalu setia mendukung atlet ketika bertanding. Setiap pertandingan yang berlangsung, tribun penonton tidak pernah sepi oleh pendukung yang bangga akan warna hitam ini. Banyak orang berpandangan bahwa pendukung ITK adalah pendukung yang arogan ketika di lapangan. Hal ini disebabkan sering adanya aksi yang membuat suporter himpunan  lain terkejut. Namun hal tersebut ditampik langsung oleh pendukung ITK.

“Rasa fanatik ini tercipta karena kami cinta dengan ITK,” ujar Thomas, jenderal kontingen ITK.

Sebagai pemersatu pendukung, Himiteka ini melakukan koordinasi sebelum dan sesudah bertanding. Andre dari ITK 50 sebagai penanggung jawab suporter ITK. Sebagai PJ suporter, Andre dibantu juga oleh tim kreatif yang terdiri dari Agist, Yuda, Janu, Budi, Naufal dan beberapa anggota lainnya dari angkatan 49 dan 50. Untuk menambah semangat pemain, selain menyanyikan yel-yel, tim kreatif juga menyiapkan bendera-bendera kecil berwarna hitam yang disablon dengan logo Himiteka.

1426224488349[1]

(Fici Iman Nasetion/ITK 49)

Share/Bookmark