Coffee Break 2015: Bersama Membangun Departemen Tercinta

Posted on Posted in ekstrakulikuler, Kaderisasi dan Kebijakkan, Kepengurusan 2014-2015

coffee break

         Pada hari Rabu, 22 April 2015 pada pukul 10.00 WIB bertempat di Ruang Serba Guna ITK mulai dipadati oleh beberapa dosen, staff, dan mahasiswa Ilmu dan Teknologi Kelautan karena adanya kegiatan Coffee Break  2015. Coffee Break merupakan acara yang dilaksanakan setiap tahun oleh civitas akademi ITK, baik mahasiswa maupun dosen untuk  duduk bersama dalam mendiskusikan beberapa perkembangan yang terjadi di ITK dan juga permasalahan yang terjadi di Departemen ITK. Kegiatan ini merupakan salah satu sarana yang dapat mempererat hubungan tali silaturahmi antar civitas akademik Departemen ITK dan juga menjalin komunikasi antara dosen maupun mahasiswa.

Acara Coffe Break tahun ini dihadiri oleh 17 dosen pengajar ITK dan stuff termasuk Kepala Departemen Ilmu dan Teknologi Kelautan, Ketua Program Studi Ilmu dan Teknologi Kelautan, dan Pembina Kemahasiswaan. Mahasiswa aktif Ilmu dan Teknologi Kelautan yang hadir mengikuti acara Coffe Break ini berjumlah 92 orang dari angkatan 49 dan 50. Coffe Break dimulai dengan penjelasan tentang mega proker HIMITEKA yang dijelaskan oleh Triana ITK 49. Mega proker HIMITEKA membahas tentang kegiatan EKSPEDISI dan kegiatan Konsurv.

Bahasan pertama mengenai waktu studi mahasiswa dan target kelulusan. Menurut Dr.Ir. I Wayan Nurjaya, M.Sc, waktu studi mahasiswa melebihi target kemungkinan disebabkan oleh faktor dosen, mahasiswa, atau sistem. Mahasiswa di harapkan dapat lulus di bawah 4 tahun. Bahasan kedua mengenai kerjasama dengan IMAREST dan manfaat studi banding dengan universitas lain yang memiliki akreditasi IMAREST, serta manfaat apa yang diberikan. DR Henry M. Manik S.Pi., MT. menjawab bahwasanya terdapat 4 universitas yang memiliki akreditasi IMAREST, antara lain: dua universitas di Australia, satu universitas di Malaysia, dan satu di Indonesia. Manfaat IMAREST yang diberikan kepada universitas yang memiliki akreditasi tersebut adalah dapat mengakses jurnal di website www.imarest.org. Menurut Dr.Ir. I Wayan Nurjaya, M.Sc., adanya studi banding ini dapat menjadi evaluasi bagi dosen, mahasiswa, dan juga pengembangan sarana yang berada pada departemen ITK guna memperbaiki dan memajukan departemen ITK. Prof.Dr.Ir. Mulia Purba, M.Sc., menambahkan bahwa manfaat yang didapatkan adalah memiliki kompetensi komprehensif karena mahasiswa dapat menulis skripsi dengan menggabungkan semua ilmu yang telah dipelajari.

bang tio

Bahasan ketiga mengenai pengaruh ikatan alumni ITK dan kontrak kuliah ketika pergantian dosen antara sesi UTS dan UAS. Dr.Hawis Maduppa, S.Pi., M.Si., menjawab bahwa ikatan alumni sebenarnya sudah berjalan, akan tetapi HIMITEKA harus lebih aktif. Mengenai kontrak kuliah bagian keterlambatan masuk kelas yang dianggap berubah seiring bergantinya dosen, disepakati oleh pada dosen untuk tidak menjadikan terlambat sebagai alasan mengapa kontrak kuliah berubah. Bahasan keempat mengenai taman ITK, WC yang berada di lantai 5, dan ruangan kosong pada lantai 5. Dr.Ir. I Wayan Nurjaya, M.Sc., menjawab mengenai taman ITK adalah tanggung jawab pihak fakultas, sehingga beliau menyarankan untuk membuat kompetisi design taman ITK. Rencana design dapat diberikan kepada pihak fakultas untuk dapat ditindaklanjuti. Bahasan mengenai WC yang berada di lantai 5 dijawab oleh Dr. Ir. Totok Hestrianoto, M.Sc., bahwasanya WC tersebut sedang dalam masa perbaikan. Beliau juga menjawab mengenai ruangan kosong yang menurut para dosen akan digunakan untuk mahasiswa yang ujian, adapun dapat dijadikan ruangan apabila mahasiswa ingin menggunakan untuk urusan akademik.

Bahasan terakhir diberikan oleh Andhika (ITK 50) mengenai gelar yang diberikan kepada lulusan mahasiswa ITK yang tidak mengandung “teknologi”, apakah akan diubah menjadi gelar internasional. Dr.Ir. I Wayan Nurjaya, M.Sc menjawab bahwa gelar tersebut akan berubah menjadi S.Si. Pukul 12.00 WIB, acara Coffee Break 2015 ditutup dengan doa penutupan oleh Hakim ITK 49 dan juga penyampaian terimakasih oleh moderator Taufik ITK 49. Tak lupa juga, untuk menyempatkan dalam sesi foto bersama keluarga besar Ilmu dan Teknologi Kelautan.

foto bersama-Mutiara Tiffani (ITK 50)/Divisi Kaderisasi dan Kebijakan Himiteka 2015

Share/Bookmark