Mahasiswa ITK dalam Indonesian Ocean Students Summit 2015

Posted on Posted in Uncategorized

1433907943255

Dunia maritim Indonesia kini sedang naik daun. Berbagai isu kelautan menjadi topik hangat di berbagai kalangan. Tidak sedikit pula pihak terkait yang membahas isu-isu tersebut, entah sekedar sebagai obrolan ataupun pencarian solusi. Mahasiswa sebagai salah satu pihak yang menjadi pengawas pemerintah serta agen pembangunan diharapkan dapat memberikan jalan keluar bagi isu-isu tersebut. Kali ini, Departemen Ilmu dan Teknologi Kelautan IPB mengirimkan delegasinya yaitu Ahmad Rivandy (ITK 50), M. Yudha Fikri (ITK 50), Ramadhita Nurul Imanny (ITK 50), dan Sunita Ayu Purnamaningsi (ITK 50) untuk menghadiri sebuah acara yang diusung oleh KMKL ITB yang bernama IOSS 2015.

1433907923269

            Acara Indonesian Ocean Students Summit (IOSS) 2015 ini dilaksanakan pada tanggal 25-26 Mei 2015 yang bertempat di Auditorium CC Timur Institut Teknologi Bandung. Tema yang diusung dalam IOSS 2015 ini adalah Integration of Ocean Development Towards Indonesia as a Maritime Country. Konsep dari acara ini adalah penyampaian ide-ide kreatif di bidang kelautan melalui presentasi dari sebuah karya tulis yang sebelumnya telah dibuat. Berbagai perguruan tinggi yang turut berpartisiasi dalam acara ini adalah Institut Pertanian Bogor (IPB), Institut Teknologi Nasional (Itenas), Universitas Diponegoro (Undip), Universitas Padjajaran (Unpad), Universitas Hasanuddin (Unhas), Universitas Udayana (Unud), Universitas Pattimura (Unpatti), Universitas Indonesia (UI), Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), dan Universitas Hang Tuah (UHT).

            Kegiatan hari pertama dimulai pukul 08.40 WIB yang mundur selama empat puluh menit dari jadwal yang direncanakan. Acara dibuka dengan sambutan dari Wakil Dekan Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan (FTSL) ITB yang dilanjutkan dengan penyamaian materi oleh peserta IOSS 2015. Sesi ke-I penyampaian materi yang terdiri dari 13 tim berlangsung selama lima setengah jam, hingga pukul 13.30 WIB. Selanjutnya, acara dilanjutkan dengan istirahat makan siang dan sholat dzuhur selama satu jam, sesi ke-II penyampaian materi yang terdiri dari dari 6 tim, dan coffee break di sela-sela penyampaian materi. Keesokan harinya, kegiatan dimulai pukul 08.00 WIB dengan agenda seminar dari dua pembicara, yaitu Ir. Coco K. Soetrisno, M.Sc (Direktur Produksi di Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya Kementrian Kelautan dan Perikanan) dan Ir. Prihartono (Direktur Utama Depriwangga Group). Setelah itu, acara dilanjutkan dengan istirahat makan siang dan sholat dzuhur selama satu jam sekaligus forum diskusi antar mahasiswa dengan Munawir Bintang Pratama (Ketua KMKL ITB 2015) sebagai moderator. Forum diskusi mahasiswa membahas tiga pokok bahasan, yaitu tentang dasar pemikiran diadakannya IOSS 2015, hal-hal yang mendasari ketidakmajuan Indonesia dalam dunia maritim, dan kelanjutan IOSS pada tahun-tahun yang akan datang. Setelah mendengarkan berbagai pendapat dari beberapa mahasiswa, muncullah hasil dari beberapa topik di awal forum. Pertama, IOSS dibentuk atas dasar perlunya penyampaian ide-ide mahasiswa yang sekiranya dapat membawa perubahan bagi dunia maritim. Kedua, masalah utama ketidakmajuan Indonesia dalam dunia maritim adalah kurang didukungnya aspek pendidikan, sosial, ekonomi, dan politik oleh pemerintah. Ketiga, akan diadakannya IOSS untuk tahun selanjutnya dengan konsep yang akan dibicarakan lebih lanjut di media sosial.

-Ramadhita (ITK 50)

Share/Bookmark