Uncategorized

INDONESIA MARINE SUMMIT 2019

364592

PRESS RELEASE INDONESIA MARINE SUMMIT 2019

 Telah dilaksanakan Seminar Nasional Indonesia Marine Summit (IMS) 2019 di Auditorium Andi Hakim Nasution, IPB University, Dramaga, Bogor oleh Himpunan Mahasiswa Ilmu dan Teknologi Kelautan (HIMITEKA). IMS 2019 mengusung tema “Our Ocean Our Legacy for Implementation of Indonesia 4.0” sebagai implementasi era 4.0 pada bidang kelautan. Acara diawali dengan penampilan Monolog Kebangsaan oleh Sdr. Muhammad F. Romadoni dan Aisy dari ITK angkatan 53, yang kemudian acara dibuka secara resmi oleh Wakil Dekan Bagian Kemahasiswaan Prof. Dr. Ir. Joko Santoso , M.Si. Acara pertama dibawakan oleh panitia Ekspedisi HIMITEKA VI dengan pemaparan hasil ekspedisi dari 4 bidang keilmuan departemen ITK yang dilaksanakan di Pula Sabira, Kepulauan Seribu. Tema yang diangkat oleh tim Ekspedisi HIMITEKA VI yakni “Eksplorasi Biodiversitas Ekosistem Laut Pulau Sabira” dengan membawakan keilmuan Oseanografi, Hidrobiologi, Akustik dan Instrumentasi Kelautan, dan ISK. Tim ekspedisi HIMITEKA turut mengundang Dr. Hawis Maduppa, S.Pi, M.Si sebagai salah satu dosen ITK yang ahli dibidang Marine Biodiversity.

Acara dilanjutkan dengan Plenary Session 1, dengan pembicara Prof. Dr. Ir. Hari Eko Irianto dari Kepala Balai Besar Riset Pengolahan Produk dan Bioteknologi Kementrian Kelautan dan Perikanan, Kaisar Akhir S.I.K dari Ketua Umum Maritim Muda Indonesia, dan Dr. Agus S. Atmadipoera, DESS sebagai perwakilan dosen Departemen ITK FPIK IPB. Plenery session 1 terfokus pada perkembangan dan implementasi maritim 4.0 di Indonesia dari sudut pandang pemerintah, akademisi, dan NGO. Plenery session 1 berhasil mengupas tuntas keadaan terkini mengenai pelaksanaan maritim 4.0 di Indonesia.

Plenary Session 2 dibuka oleh penampilan Osas Pelagic dengan membawakan penampilan vokal grup. Kemudian Seminar dilanjutkan dengan  dengan tema “Social Innovation Combating Marine Debris Issue” yang dibawakan oleh Seangle Indonesia. Acara dibawakan oleh perwakilan Seangle Indonesia, yakni Robby Butarbutar sebagai Co-Founder Seangle dan Falasifah sebagai President Seangle Semarang. Seangle Indonesia berhasil mengupas tuntas akar permasalahan dari Marine Debris yang mana berasal dari masalah sosial.

DOKUMENTASI
bit.ly/marinesummitid19